Arsitek Rumah

Jasa arsitek rumah; desain arsitek / desain rumah, gambar denah rumah, bangun rumah baru, renovasi rumah dan desain interior rumah bergaya rumah modern, rumah minimalis, rumah mungil, dsb. untuk rumah idaman Anda.

  • Bangun Rumah Modern Minimalis

    Desain rumah & konstruksi bangunan rumah modern bergaya minimalis, dilengkapi dengan desain taman, kolam renang mini & dan bangunan mushola pribadi.

  • Jasa Arsitek Bangunan Komersial

    Desain arsitek dan konstruksi bangunan komersial untuk pertokoan / mini market, swalayan, mall/plaza, hypermarket.

  • Jasa Gambar Arsitek

    Jasa layanan gambar arsitek, desain rumah, gambar denah rumah, gambar kerja untuk berbagai tipe bangunan rumah.

Sakalima: Jasa Arsitek & Konstruksi Bangunan

Sakalima adalah penyedia jasa arsitek profesional yang bergerak dalam bidang arsitek dan konstruksi bangunan. Sakalima melayani berbagai macam kebutuhan jasa arsitek seperti gambar arsitek, jasa bangun rumah (bangun bangunan baru dan renovasi rumah), bangunan komersial (toko, swalayan, supermaket, plaza), bangunan kantor (perkantoran), desain taman (landscape), desain interior (rumah, komersial, perkantoran), bangunan pusat olahraga, dan jasa arsitek dan konstruksi lainnya.

Sakalima siap memberi masukan dalam proses perancangan desain rumah dan konstruksi bangunan lainnya seperti desain arsitek gaya rumah minimalis, rumah modern, rumah mungil (konsep arsitektur town house), rumah klasik, rumah mewah, villa, termasuk di sini adalah desain rumah tingkat, dan sebagainya.

Sakalima memberi layanan secara terpadu & profesional, termasuk di dalamnya adalah proses konsultasi jasa arsitek dan konsultasi perencanaan anggaran proyek agar lebih tepat sasaran dan efisien, baik dari sisi efisiensi pekerjaan maupun biaya. Semua ini didukung oleh tim arsitek profesional yang berpengalaman dalam bidang jasa arsitek dan konstruksi bangunan.

Arsitektur dan Rumah Hijau

rev1  white

Back to nature atau yang sering kita kenal dengan istilah kembali ke alam menjadi suatu konsep  yang bertujuan untuk mengubah gaya hidup manusia yang semakin tak terkontrol dalam berbagai aspek, meningkatnya pertumbuhan manusia yang sangat pesat jumlahnya membuat pembangunan fisik tak terbendung lagi.

Sekarang ini banyak sekali orang yang membuat bangunan dengan mengonsumsi sumber daya alam yang berlebihan , ternasuk energi, air, dan material, serta banyak  menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Radikalisme arsitektur mulai berkembang dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, kemudian alam dijadikan tempat sebagai pelampiasan inspirasi untuk merepresentasikan model karya arsitekturnya, yang dikatakan arsitektur yang tanggap terhadap kondisi alam dan bumi saat ini.

Untuk mengatasi masalah ini sebenarnya sudah ada pemikiran ke depan yaitu bagaimana arsitek sebagai manusia tidak akan membiarkan sebuah bangunan yang secara estetika buruk meskipun bangunan itu dibalut dengan nama arsitektur ‘hemat energi’ atau arsitektur ‘ramah lingkungan’. Arsitektur hijau merupakan langkah untuk mempertahankan eksistensinya di muka bumi dengan cara meminimalkan perusakan alam dan lingkungan di mana mereka tinggal. Penerapan arsitektur hijau akan memberi peluang besar terhadap kehidupan manusia secara berkelanjutan.

Arsitektur hijau adalah suatu pendekatan perencanaan bangunan yang berusaha untuk meminimalisasi berbagai pengaruh membahayakan pada kesehatan manusia dan lingkungan. Untuk pemahaman dasar arsitektur hijau yang berkelanjutan, meliputi di antaranya  lansekap, interior, dan segi arsitekturnya menjadi satu kesatuan.

Dalam contoh kecil, arsitektur hijau bisa juga diterapkan di sekitar kita. Arsitektur hijau diterapkan dengan meningkatkan efisiensi pemakaian energi, air dan pemakaian bahan-bahan yang mereduksi dampak bangunan terhadap kesehatan. Arsitektur hijau juga dapat direncanakan melalui tata letak, konstruksi, operasi dan pemeliharaan bangunan.

Penggunaan material-material yang bisa didaur-ulang juga mendukung konsep arsitektur hijau, sehingga penggunaan material dapat dihemat. Green’ dapat diinterpretasikan sebagai sustainable (berkelanjutan), earthfriendly (ramah lingkungan), dan high performance building (bangunan dengan performa sangat baik).

Suatu bangunan belum bisa dianggap sebagai bangunan berkonsep Arsitektur hijau apabila bangunan tersebut tidak bersifat ramah lingkungan.  Maksud tidak bersifat ramah terhadap lingkungan disini tidak hanya dalam perusakkan terhadap lingkungan. Tetapi juga menyangkut masalah pemakaian energi. Oleh karena itu bangunan berkonsep green architecture mempunyai sifat ramah terhadap lingkungan sekitar, energi dan aspek-aspek pendukung lainnya.

Prinsp Green Architecture :

Hemat energi / Conserving energy : Pengoperasian bangunan harus meminimalkan penggunaan bahan bakar atau energi listrik ( sebisa mungkin memaksimalkan energi alam sekitar lokasi bangunan ).

Memperhatikan kondisi iklim / Working with climate : Mendisain bagunan harus berdasarkan iklim yang berlaku di lokasi tapak kita, dan sumber energi yang ada.

Minimizing new resources : mendisain dengan mengoptimalkan kebutuhan sumberdaya alam yang baru, agar sumberdaya tersebut tidak habis dan dapat digunakan di masa mendatang, penggunaan material bangunan yang tidak berbahaya bagi ekosistem dan sumber daya alam.

Tidak berdampak negative bagi kesehatan dan kenyamanan penghuni bangunan tersebut / Respect for site : Bangunan yang akan dibangun, nantinya jangan sampai merusak kondisi tapak aslinya, sehingga jika nanti bangunan itu sudah tidak terpakai, tapak aslinya masih ada dan tidak berubah.( tidak merusak lingkungan yang ada ).

Merespon keadaan tapak dari bangunan, respect for user : Dalam merancang bangunan harus memperhatikan semua pengguna bangunan dan memenuhi semua kebutuhannya.

Menetapkan seluruh prinsip – prinsip green architecture secara keseluruhan: Ketentuan diatas tidak baku, artinya dapat kita pergunakan sesuai kebutuhan bangunan kita.

Arsitektur hijau bukanlah suatu hal yang baru. Masyarakat di masa lampau telah melakukan pemikiran dan pemanfaatan serta bersahabat dengan lingkungan. Selama ini, banyak arsitek terpengaruh arus informasi perkembangan arsitektur kontemporer dan modern sehingga mempengaruhi gaya rancang seperti di luar.

Padahal rumah tradisional Indonesia  sudah merupakan arsitektur tradisional yang selalu menggunakan prinsip-prinsip green architecture. Karena Mereka mengambil material yang ada di sekitar mereka dan menggunakan bahan yang paling awet dan paling mudah dijadikan sebuah rumah, yaitu kayu.

Mereka menggunakannya sesuai kebutuhan mereka saja. Dan memakainya lagi jika masih bagus serta mendesain rumah sesuai iklim di Indonesia yaitu iklim tropis. Dengan melihat keadaan ini seharusnya green architecture dapat diterapan kembali secara meluas di Indonesia guna mengurangi salah satu penyebab pemanasan global.

Share